“Ke Pulau Pari emang bisa ngapain aja sih? Paling cuma foto di pantai, habis itu bengong nunggu kapal pulang…”
Banyak orang berangkat dengan pikiran kayak gitu, sampai akhirnya ngerasain sendiri seharian penuh kegiatan dari pagi sampai malam di sini.
Bayangin: pagi masih agak ngantuk di kapal, siang sudah lompat ke laut buat snorkeling, sore sepedaan keliling pulau, malam santai BBQ atau jalan-jalan di kampung, lalu besok paginya sunrise pelan-pelan nyambut kamu di pinggir pantai. Ritmenya enak, capeknya “capek senang”, dan yang paling penting: waktu nggak kebuang cuma buat nunggu.
Di artikel ini, kita bahas contoh itinerary aktivitas di Pulau Pari dari kamu berangkat pagi dari Jakarta sampai pulang lagi, supaya kamu bisa kebayang:
sehari di sana bakal ngapain aja, kapan waktunya main air, kapan waktunya santai, dan kapan momen terbaik buat foto-foto.
Kenalan Singkat dengan Pulau Pari & Kenapa Cocok Buat Short Escape
Pulau Pari itu salah satu pulau favorit di Kepulauan Seribu buat kamu yang pengin “kabur sebentar” dari Jakarta tanpa perlu cuti panjang. Jaraknya relatif dekat, waktu tempuh kapal juga masih masuk akal buat trip satu sampai dua malam, jadi nggak habis di perjalanan doang.
Vibenya campuran antara kampung nelayan yang hangat dan spot-spot pantai yang enak banget buat leyeh-leyeh. Buat keluarga, kamu bisa ajak anak main air di pantai yang relatif tenang. Buat couple, banyak momen romantis dari sepedaan sore sampai sunset. Buat rombongan kantor, gampang banget dibikin jadi outing tipis-tipis tanpa ribet.
Kalau kamu butuh gambaran lebih lengkap soal lokasi, musim, dan jenis paket yang tersedia, sebelum atur tanggal kamu bisa intip dulu Panduan lengkap Pulau Pari di halaman utama:
https://pulauseributours.com/pulau-pari/
Pagi Hari: Tiba di Pulau, Check-in, dan Santai di Pantai

Biasanya kapal dari Jakarta tiba di Pulau Pari sekitar jam 09.00–10.00 pagi, tergantung kamu berangkat dari mana. Begitu sandar, suasana langsung berubah total—lebih sepi, anginnya lembut, dan bau lautnya kerasa segar banget dibanding udara kota.
Setelah turun, tamu biasanya diarahkan ke homestay atau titik kumpul dulu buat taruh barang. Ini waktu ideal buat adaptasi: minum dulu, rapihin tas, ganti outfit yang nyaman buat aktivitas outdoor. Jangan buru-buru, nikmati dulu momen “akhirnya sampai”.
Sebelum snorkeling dimulai, biasanya kamu punya sedikit waktu buat:
- Jalan-jalan ringan ke pantai terdekat
- Foto-foto santai sambil cari angle terbaik
- Duduk di pinggir pantai sambil nunggu rombongan lengkap
Ritme paginya masih lembut, belum perlu gaspol. Anggap saja ini pemanasan sebelum aktivitas seru berikutnya.
Menjelang Siang: Snorkeling di Spot Dekat Pulau Pari

Menjelang siang, biasanya rombongan mulai dikumpulkan untuk sesi snorkeling—aktivitas yang hampir semua tamu tunggu-tunggu. Guide lokal bakal jelasin rute dan kasih perlengkapan seperti pelampung, masker, snorkel, dan fin. Nggak ribet, tinggal pakai, lalu naik kapal kayu kecil yang bawa kamu ke beberapa spot sekitar pulau.
Begitu turun ke air, langsung kelihatan dunia bawah laut yang surprisingly cukup bening untuk ukuran destinasi dekat Jakarta. Ikan-ikan kecil warna-warni mondar-mandir, karang-karang sehat, dan sensasi melayang di permukaan air bikin waktu berjalan cepat.
Yang nggak bisa berenang pun aman—kamu cukup pakai pelampung, pegang tali kapal, atau tinggal ikut arahan guide. Banyak banget tamu pemula yang awalnya ragu, tapi setelah lihat bawah laut pertama kali, malah minta tambah waktu.
Durasi sesi ini biasanya sekitar 1,5–2 jam. Tips kecil biar lebih nyaman:
- Oles sunblock dulu biar nggak gosong
- Bawa dry bag buat HP/dompet
- Pakai pakaian yang gampang kering
Habis snorkeling, biasanya perut mulai “bernyanyi”, tanda masuk ke sesi berikutnya.
Siang sampai Sore: Sepedaan Keliling Pulau & Jelajah Kampung
Habis snorkeling dan makan siang, ritme aktivitas biasanya berubah jadi lebih santai tapi tetap seru. Ini saatnya sepedaan keliling Pulau Pari, salah satu kegiatan yang paling disukai tamu karena pulau ini kecil, jalurnya landai, dan setiap sudutnya fotogenik.
Kamu bisa mulai dari area pantai, lalu lanjut masuk ke gang-gang kampung yang bersih dan rapi. Anak-anak lokal suka menyapa, beberapa warung jual es teh, camilan, atau kelapa muda—pas banget buat ngilangin sisa-sisa rasa asin habis main air.
Sesekali berhenti buat foto di depan rumah-rumah kayu, dermaga kecil, atau spot yang kelihatan menarik. Kalau bareng couple, momen sepedaan sore sering jadi highlight. Kalau bareng keluarga, anak-anak biasanya heboh lihat ikan kecil di tepi dermaga. Kalau rombongan kantor, ini momen cair di luar suasana “kantoran”.
Sewa sepeda di pulau biasanya terjangkau dan fleksibel (harga bisa berubah tergantung musim). Waktu terbaik sepedaan adalah sore, karena matahari sudah lebih lembut dan anginnya enak banget.
Jelajah kampung ini sering bikin tamu merasa, “Enak juga ya lihat kehidupan pulau yang pelan tapi hangat begini.”
Golden Hour: Sunset di Pantai & Spot Foto Favorit
Menjelang sore, suasana biasanya pelan-pelan pindah ke mode golden hour. Cahaya matahari mulai lunak, langit berubah warna, dan ini saat terbaik buat kamu yang hobi foto atau sekadar menikmati momen tenang.
Rombongan umumnya diajak ke area pantai yang menghadap ke barat. Di sinilah sesi foto serius dan foto kocak biasanya terjadi. Ada yang bikin foto siluet loncat bareng-bareng, ada yang duduk rapi kayak foto keluarga, ada juga yang cuma berdiri berdua sambil lihat matahari turun pelan-pelan.
Beberapa ide aktivitas kecil pas sunset:
- Foto siluet di bibir pantai bareng teman satu geng
- Foto candid ngobrol di pasir, biar nggak semua foto “pose formal”
- Rekam video pendek buat kenang-kenangan atau konten sosmed
Tips sederhana: datang sedikit lebih awal sebelum jam sunset, jadi kamu masih sempat pilih spot terbaik dan nggak terburu-buru. Jangan lupa bawa jaket tipis kalau kamu gampang kedinginan, karena angin sore menuju malam biasanya lebih terasa.
Buat banyak orang, justru momen diem di tepi pantai sambil lihat langit berubah warna ini yang paling susah dilupakan dari itinerary Pulau Pari.
Malam Hari: Santai, BBQ, atau Jalan Kaki Keliling Kampung
Begitu matahari tenggelam, Pulau Pari berubah suasana. Bukan jadi ramai, tapi justru makin tenang dan nyaman buat aktivitas malam. Banyak rombongan milih BBQ sederhana di area penginapan—ikan bakar, jagung, atau sosis, sambil ngobrol santai. Bau asap BBQ + angin pantai itu kombinasi yang bikin suasana makin akrab.
Kalau nggak suka BBQ, opsi paling gampang adalah nongkrong di pantai. Cahaya lampu temaram, suara ombak pelan, dan bintang yang lebih kelihatan dibanding Jakarta bikin suasananya adem banget. Ini biasanya momen refleksi ringan—mulai dari curhat kerjaan sampai bahas hidup sambil ketawa-tawa.
Atau kalau kamu tipe yang suka jalan, keliling kampung malam-malam juga seru. Jalan kecil di pulau cukup aman, dan suasana malamnya damai banget. Kadang kamu bisa ketemu warga yang masih buka warung kecil, atau anak-anak lokal yang masih main di depan rumah.
Bagian malam ini sering jadi momen bonding paling kuat, entah itu untuk keluarga, pasangan, atau rombongan kantor. Capeknya enak, suasananya hangat, dan biasanya tidur pun jadi lebih nyenyak.
Esok Pagi: Sunrise & Aktivitas Tambahan (Kalau 2D1N / 3D2N)
Kalau kamu menginap, pagi berikutnya adalah bagian paling lembut dari itinerary. Sekitar jam 05.30–06.00, suasana pulau masih sepi banget—cuma suara ayam, angin tipis, dan langkah kaki beberapa tamu yang mau sunrise hunting.
Spot sunrise biasanya nggak jauh dari homestay. Kamu bisa jalan kaki atau sepedaan pelan sambil menikmati udara pagi yang lebih segar dari AC mana pun. Cahaya mataharinya naik perlahan, warnanya lembut, dan ini momen yang sering bikin orang spontan bilang, “Wah, enak juga ya bangun pagi di pulau.”
Setelah itu, kamu bisa lanjut:
- Foto-foto pagi dengan cahaya natural yang cantik
- Jalan-jalan ringan keliling kampung saat warga mulai beraktivitas
- Sepedaan lagi dengan suasana lebih sepi
- Sarapan santai sebelum siap-siap pulang
Aktivitas pagi ini yang bikin 2D1N terasa lebih puas dibanding one day trip. Kamu punya waktu buat benar-benar menikmati “pelan”-nya suasana pulau tanpa terburu-buru mengejar kapal.
Perbandingan Singkat: One Day Trip vs 2D1N vs 3D2N
Kalau waktumu terbatas, one day trip cukup buat main pantai + snorkeling, tapi memang terasa cepat. 2D1N adalah versi paling ideal: kamu dapat sunset, sunrise, sepedaan, jelajah kampung, plus waktu istirahat yang proper. Kalau mau ritme ekstra santai, 3D2N enak banget buat keluarga atau rombongan kantor yang ingin fun games tanpa kejar-kejaran waktu.
Supaya durasi trip ini cocok sama jam kapalnya, kamu bisa cek dulu cara ke Pulau Pari dari Jakarta (speedboat & reguler):
https://pulauseributours.com/cara-ke-pulau-pari-dari-jakarta/
Butuh Paket Supaya Itinerary-nya Rapi?
Buat banyak tamu, paling enak memang ambil paket—karena kapal PP, makan, penginapan, snorkeling, sepeda, dan rundown aktivitas semuanya sudah diatur. Kamu tinggal datang sesuai jam kumpul, sisanya mengikuti itinerary yang sudah rapi dari awal sampai pulang.
Kalau tujuanmu adalah merasakan full set aktivitas—snorkeling, sepedaan, sunset, sunrise, sampai jelajah kampung—banyak yang akhirnya memilih paket Pulau Pari 2 hari 1 malam (2D1N):
https://pulauseributours.com/tour/paket-wisata-pulau-pari-2-hari-1-malam/
Butuh bantu milih paket yang paling cocok buat jumlah orang & tanggal liburan kamu?
➡️ Chat WA saja, nanti dibantu rekomendasinya + sekalian dicek kuota kapal & penginapannya (apalagi kalau incarnya weekend atau musim liburan).
FAQ Aktivitas di Pulau Pari
Apakah aktivitas di Pulau Pari cocok untuk anak-anak dan keluarga?
Sangat cocok. Pantainya relatif tenang dengan area air dangkal yang luas, sehingga anak-anak bisa main pasir dan air selama tetap diawasi orang dewasa. Aktivitas dapat disesuaikan — dari main pantai santai sampai snorkeling ringan bersama guide.
Kalau tidak bisa berenang, apa masih bisa ikut snorkeling?
Bisa. Banyak tamu yang baru pertama kali snorkeling di Pulau Pari. Kamu akan memakai pelampung dan dipandu guide untuk tetap di area aman. Bahkan cukup mengapung sambil memegang tali kapal pun sudah bisa menikmati pemandangan bawah laut.
Biasanya rundown kegiatan one day trip di Pulau Pari seperti apa?
Gambaran umumnya:
- Pagi berangkat dari Jakarta,
- Sampai di Pulau Pari lanjut main pantai/rileks,
- Snorkeling menjelang siang,
- Makan siang, lalu foto-foto & keliling pulau,
- Sore bersiap pulang.
Waktunya padat tetapi cukup untuk menikmati highlight utama Pulau Pari.
Untuk 2 hari 1 malam, aktivitas apa saja yang biasanya masuk itinerary?
Biasanya mencakup:
- Main pantai & snorkeling di hari pertama,
- Sore sepedaan dan sunset,
- Malam BBQ atau nongkrong santai,
- Pagi hari sunrise & jalan-jalan ringan sebelum pulang.
Versi ini lebih santai dibanding one day trip dan cocok untuk keluarga maupun pasangan.
Lebih enak ke Pulau Pari one day trip atau menginap 2D1N/3D2N?
One day trip cocok untuk yang waktunya sangat sempit. Tapi 2D1N jauh lebih ideal karena bisa menikmati sunset, sunrise, dan ritme pulau. 3D2N cocok untuk keluarga atau rombongan kantor yang ingin lebih banyak waktu santai dan fun games tambahan.
Berapa kisaran biaya untuk aktivitas utama seperti snorkeling dan sewa sepeda?
Kisaran biaya bisa berbeda tiap operator dan musim. Umumnya snorkeling & sewa sepeda sudah termasuk dalam paket wisata. Jika terpisah:
- Snorkeling: ratusan ribu per orang,
- Sewa sepeda: puluhan ribu per hari.
Angka dapat berubah sewaktu-waktu, jadi pastikan cek update saat booking.
Apa saja yang sebaiknya dibawa kalau mau aktif seharian di Pulau Pari?
Rekomendasi bawaan:
- Pakaian ganti,
- Handuk kecil,
- Sunblock, topi, atau kacamata,
- Sandal atau alas kaki nyaman,
- Dry bag untuk HP & dompet,
- Obat pribadi (anti mabuk, obat lambung, dll.).
Kapan waktu terbaik untuk menikmati sunset dan sunrise di Pulau Pari?
Sunset: sekitar jam 17.00–18.00, datang lebih awal agar dapat spot bagus. Sunrise: sekitar jam 05.30–06.00 — ideal jika kamu menginap. Datang beberapa menit sebelum matahari muncul membuat transisi warna langit jadi lebih indah.
Apakah rombongan kantor bisa request aktivitas khusus seperti fun games di pantai?
Bisa. Banyak rombongan kantor/komunitas request fun games, sesi foto grup, atau aktivitas kebersamaan lainnya. Rundown bisa disesuaikan dengan jam kapal & durasi menginap. Diskusikan lewat WA agar tim bisa susun aktivitas yang paling pas.
Bagaimana cara memesan paket aktivitas di Pulau Pari dan apa saja yang biasanya sudah termasuk?
Kamu cukup hubungi tim via WhatsApp dan sebutkan tanggal serta jumlah peserta. Paket umumnya mencakup:
- Kapal PP (sesuai titik keberangkatan),
- Penginapan/homestay,
- Makan,
- Snorkeling & alat lengkap,
- Sewa sepeda (sesuai program),
- Pendamping lokal.
Tinggal datang sesuai jam kumpul dan itinerary sudah disiapkan rapi.
Final Check Sebelum Fix Tanggal Liburan ke Pulau Pari
Dengan itinerary yang tepat, aktivitas di Pulau Pari bisa terasa penuh dari pagi sampai malam tanpa bikin kamu kelelahan berlebihan. Dalam dua hari saja kamu sudah bisa snorkeling, sepedaan, sunset, sunrise, sampai jalan-jalan di kampung nelayan yang hangat suasananya.
Sebelum kamu fix tanggal dan atur cuti, paling aman adalah:
➡️ Chat dulu via WhatsApp untuk konsultasi singkat—ceritakan jumlah orang, tanggal rencana, dan durasi (one day/2D1N/3D2N). Kamu bisa dibantu milih paket yang cocok plus sekalian dicek ketersediaan kapal & penginapan, terutama kalau incar weekend atau musim liburan.
Biar pas sampai di Pulau Pari, kamu tinggal nikmatin aktivitasnya tanpa perlu pusing mikirin teknis di belakangnya. 🌊✨


